Breaking News
01:34
Advertisement

Kecelakaan Tunggal di Lembang Belau, Tana Toraja, Truk Pengangkut Kopi Terbalik, Satu Orang Meninggal Dunia

IMG 20261022 234429
Bagikan
Lihat Tersimpan

Tempur.id | Tana Toraja, Sulawesi Selatan -Kronologi Kejadian Rabu, 21 Oktober 2026, sekitar pukul 17.04 WITA  Sebuah truk yang memuat barang campuran dan kopi mengalami kecelakaan tunggal di wilayah Lembang Belau, Kecamatan Masanda, Kabupaten Tana Toraja. Peristiwa ini menimbulkan satu korban jiwa dan dua orang lainnya selamat namun mengalami luka-luka.

Identitas Korban

Roi (48 tahun)  Sopir, selamat dan mendapat perawatan

Rival (20 tahun)  Kenek, selamat dan mendapat perawatan

Kevin (19 tahun)  Kenek, meninggal dunia di lokasi kejadian

Hasil Pantauan di Lokasi Kejadian

Berdasarkan pantauan di tempat kejadian perkara (TKP), dua orang penumpang yang selamat — Roi dan Rival — segera dibawa ke Puskesmas Bittuang untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, korban yang meninggal dunia, Kevin, langsung diantar ke rumah duka di Buttu Malakka, Lembang Sese Salu.

Camat Masanda: Lokasi Ini Sudah Berulang Kali Makan Korban

Camat Masanda, Hendry Tanggaran, yang hadir di lokasi kejadian menyampaikan keprihatinannya sekaligus catatan penting terkait tingginya risiko di titik tersebut:

“Di tempat ini sudah beberapa kali terjadi kecelakaan lalu lintas. Pernah mobil tangki terjun hingga ke sungai dan kedua penumpangnya meninggal dunia. Pernah juga mobil pengangkut material terguling di sini. Ini bukan kejadian pertama,” ungkap Hendry Tanggaran di TKP.

Camat juga menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam:

“Kami turut berduka cita atas kepergian Kevin. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ucapnya.

Catatan Redaksi

Berita ini disusun berdasarkan informasi langsung dari lokasi kejadian dan keterangan resmi Camat Masanda. Redaksi Tempur.id menghimbau seluruh pengguna jalan yang melintas di wilayah Lembang Belau untuk senantiasa berhati-hati, memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat, dan menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan. Redaksi juga mengundang instansi terkait untuk meninjau dan memperbaiki titik rawan kecelakaan tersebut demi keselamatan bersama.

(Madika Tempur.id — 22 Oktober 2026)

Penulis

admin@tempur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *