Breaking News
14:10
Advertisement

“Bersinergi, Bukan Saling Berjarak”  Bupati Zadrak Tombeg Ajak Awak Media Kawal Pembangunan Tana Toraja Secara Konstruktif

1791952274111
Bagikan
Lihat Tersimpan

Tempur.id.| Makale, Tana Toraja – Pemerintah Kabupaten Tana Toraja membuka ruang kerja sama yang lebih luas dan transparan bersama awak media. Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, didampingi Wakil Bupati Erianto L. Paundanan, mengajak seluruh insan pers untuk memperkuat sinergi dalam mendukung sekaligus mengawal pembangunan daerah. Kolaborasi antara pemerintah, media, dan masyarakat dinilai sebagai kunci utama mewujudkan Tana Toraja yang maju, berdaya saing, mandiri, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai luhur budaya.

SILATURAHMI KEKELUARGAAN DI TAMAN PKK

Ajakan tersebut disampaikan dalam pertemuan silaturahmi yang berlangsung hangat di Taman PKK, Makale, pada Senin, 12 Oktober 2026. Kegiatan ini diprakarsai oleh Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Tana Toraja, dengan Kepala Dinas Berthy Mangontan bertindak sebagai mediator yang mempertemukan pimpinan daerah dengan para jurnalis.

Suasana pertemuan berjalan santai namun bermakna mendalam — menjadi momen penting untuk menyamakan persepsi dan membangun kepercayaan antara pemerintah daerah dan lembaga pers yang beroperasi di Tana Toraja.

PEMBANGUNAN BUTUH KETERLIBATAN SEMUA PIHAK

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Zadrak Tombeg menegaskan bahwa kemajuan daerah tidak dapat diupayakan oleh pemerintah semata. Diperlukan dukungan, partisipasi, dan pengawasan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk media massa.

“Saya yakin Tana Toraja akan lebih maju kalau kita semua sehati dan bersinergi, termasuk dengan para pemangku kepentingan lainnya. Media juga diharapkan terus melakukan kontrol dan memberikan koreksi yang konstruktif,” ujar Zadrak.

Meskipun silaturahmi resmi dengan awak media baru terlaksana pada tahun kedua masa pemerintahan Zadrak–Erianto (Zatria), Bupati menegaskan bahwa hal tersebut justru menjadi awal yang baik untuk membangun komunikasi yang berkelanjutan, terbuka, dan saling menghargai antara pemerintah dan media.

MEDIA MITRA STRATEGIS, BUKAN SEKADANG PENYEBAR INFORMASI

Bupati Zadrak juga menegaskan pemahaman yang mendalam terhadap fungsi pers:

“Peran media tidak hanya sebatas menyampaikan informasi program pemerintah kepada masyarakat. Pers juga memiliki fungsi penting sebagai pengawas sosial, penyampai aspirasi publik, serta pemberi masukan agar kebijakan dan pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lebih baik.”

Pernyataan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk tidak menutup diri dari kritik dan saran yang disampaikan melalui media. Sinergi yang dimaksud bukan berarti media harus selalu membenarkan kebijakan pemerintah, melainkan menjalankan fungsinya masing-masing dengan prinsip saling percaya dan saling mengingatkan demi kepentingan masyarakat luas.

CATATAN REDAKSI

Pertemuan ini menjadi catatan positif bahwa ruang demokrasi dan kebebasan pers di Tana Toraja terus dijaga. Sinergi yang diharapkan pemerintah daerah tentu harus berjalan seiring dengan kemerdekaan pers yang profesional, akurat, dan berimbang. Awak media akan terus menyampaikan informasi yang benar, mengawal setiap proses pembangunan, dan menyuarakan aspirasi masyarakat  sebagaimana amanat jurnalistik yang diemban.

(Madika Tempur.id — 14 Oktober 2026)

Penulis

admin@tempur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *