Breaking News
08:26
Advertisement

Maroko Memasuki Babak Baru: Kabinet Baru, Visi Strategis untuk Kesejahteraan Bangsa

IMG 20261018 080928
Bagikan
Lihat Tersimpan

Tempur id.| Rabat — Kerajaan Maroko resmi memiliki pemerintahan baru. Pada Jumat, 16 Oktober 2026 (bertepatan dengan 4 Jumada I 1448 H), berlangsung upacara pelantikan anggota kabinet pemerintahan baru di Istana Kerajaan, Rabat. Acara dipimpin langsung oleh Yang Mulia Raja Mohammed VI, menandai dimulainya babak baru tata kelola negeri yang dijuluki Maghrib al-Aqsa  “Negeri Tempat Terbenamnya Matahari”.

Sejarah Baru: Wanita Pertama Pimpin Pemerintahan

Salah satu tonggak paling bersejarah dari susunan kabinet kali ini adalah terpilihnya Fatima Ezzahra El Mansouri sebagai Kepala Pemerintahan. Ia merupakan wanita pertama dalam sejarah Maroko yang menempati posisi tertinggi eksekutif negara tersebut.

Struktur kabinet baru ini dirancang dengan perpaduan cermat antara kesinambungan kepemimpinan yang berpengalaman dan langkah inovasi ke depan:

Pejabat kunci yang tetap menjaga kesinambungan:

Abdelouafi Laftit, Menteri Dalam Negeri

Nasser Bourita, Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Afrika, dan Warga Maroko di Luar Negeri

Abdellatif Ouahbi  Menteri Kehakiman

Kementerian baru lahir, jawab tantangan masa depan:

– Kementerian Kecerdasan Buatan, Transformasi Digital, dan Reformasi Administrasi dipimpin Ahmed Rahhou bukti Maroko bergerak cepat menyambut era digital global.

Apresiasi dari Indonesia: Kecermatan dan Kearifan Kepemimpinan

Pembentukan kabinet baru ini mendapat apresiasi luas, termasuk dari Indonesia. Wilson Lalengke, Presiden Persaudaraan Indonesia-Sahara-Maroko (Persisma), menyampaikan:

“Pembentukan kabinet baru ini adalah bukti nyata kecermatan, kepiawaian, dan kearifan Yang Mulia Raja Mohammed VI dalam mengelola roda kepemimpinan Kerajaan Maroko. Ini bukan sekadar proses administratif, melainkan cerminan kecerdasan politik dalam menempatkan orang-orang terbaik yang memiliki kompetensi, integritas, dan komitmen untuk memajukan bangsa.”

Komposisi kabinet yang mencakup sektor ekonomi, kedaulatan pangan, teknologi, hingga perlindungan sosial, dinilai menunjukkan kepekaan pemerintah terhadap kebutuhan riil rakyat. Langkah ini diharapkan memperkokoh stabilitas nasional, mempercepat pertumbuhan ekonomi, dan memperkuat posisi Maroko di panggung internasional.

Filosofi Kepemimpinan yang Berwawasan

Penyusunan kabinet ini selaras dengan gagasan-gagasan besar sepanjang sejarah pemikiran politik:

Plato  Filsuf-Raja: Pemimpin yang bijaksana memilih pembantunya berdasarkan kebijaksanaan dan kompetensi demi keadilan umum.

Machiavelli  Kualitas Penasihat: Kemampuan seorang penguasa dinilai dari kualitas orang-orang yang ia tempatkan di sekelilingnya untuk mengeksekusi kebijakan negara.

Immanuel Kant Tugas Moral Kekuasaan: Penunjukan pejabat berintegritas adalah wujud penghormatan terhadap kewajiban publik  kekuasaan ada untuk mengabdi pada rakyat.

Harapan untuk Hubungan Bilateral yang Semakin Kuat

Wilson Lalengke menegaskan optimisme Persisma: “Kabinet yang terencana cermat ini diharapkan membawa Maroko menuju penegakan hukum yang adil, pertumbuhan ekonomi yang inklusif, dan kesejahteraan yang merata. Kami juga berharap hubungan bilateral Indonesia–Maroko semakin erat dalam perdagangan, kebudayaan, pendidikan, dan diplomasi.”

SUSUNAN LENGKAP KABINET PEMERINTAH BARU MAROKO

1 Kepala Pemerintahan Fatima Ezzahra El Mansouri

2 Menteri Dalam Negeri Abdelouafi Laftit

3 Luar Negeri, Kerja Sama Afrika & Warga di Luar Negeri Nasser Bourita

4 Menteri Kehakiman Abdellatif Ouahbi

5 Menteri Wakaf & Urusan Islam Ahmed Toufiq

6 Sekretaris Jenderal Pemerintah Hassan Tariq

7 Ekonomi, Keuangan & Kinerja Publik Fouzi Lekjaa

8 Peralatan, Air & Kehutanan Nizar Baraka

9 Pendidikan Nasional & Pelatihan Profesional Nabil Benabdallah

10 Kesehatan & Perlindungan Sosial Youns Bjijou

11 Pertanian, Perikanan & Kedaulatan Pangan Khalid Hatimy

12 Perindustrian, Perdagangan, Investasi & Inklusi Ekonomi Ryad Mezzour

13 Pemuda, Kebudayaan & Olahraga Mohamed Mehdi Bensaid

14 Pendidikan Tinggi, Penelitian & Inovasi Azzeddine El Midaoui

15 Transportasi & Logistik Abdessamad Kayouh

16 Energi, Pertambangan & Pembangunan Berkelanjutan Charafat Afailal

17 Ketenagakerjaan & Dialog Sosial Abderrahim Chahid

18 Perencanaan Wilayah, Perumahan & Juru Bicara Pemerintah Samir Belfkih

19 Kecerdasan Buatan, Transformasi Digital & Reformasi Administrasi Ahmed Rahhou

20 Pariwisata, Kerajinan Tangan & Ekonomi Solidaritas Jalal Charaf

21 Keluarga, Pembangunan Sosial & Kesetaraan Najwa Koukouss

Menteri Delegasi:

Administrasi Pertahanan Nasional, Abdeltif Loudyi

Hubungan dengan Parlemen & Masyarakat Sipil, Kouloub Faitah

Perdagangan Luar Negeri, Omar Hejira

Perikanan, Ahmed Mehdi Mezouari

Pendidikan Prasekolah, Kamal Hachoumi

Pelatihan Profesional, Madiha Khayr

Perumahan & Kebijakan Kota, Fatima Saadi

Kepemudaan, Salah-Eddine Abkari

Inklusi Sosial, Rachid Hamouni

Reformasi Administrasi, Aïcha Guellaa

Kerajinan Tangan & Ekonomi Solidaritas, Abdeljabbar Errachidi

“Pemerintahan baru ini berdiri di atas fondasi pengalaman yang matang dan langkah yang berani menuju masa depan. Semoga negeri di ujung barat dunia ini senantiasa makmur, damai, dan menjadi jembatan kemitraan yang semakin kokoh dengan Indonesia.”

(PERSISMA / Tim Redaksi — 18 Oktober 2026)

Penulis

admin@tempur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *