Tempuri.id | Parepare , Sulawesi Selatan — Anggaran lebih dari Rp1,2 miliar telah turun untuk program revitalisasi di UPTD SD Negeri 32 Parepare. Langkah ini menjadi kabar gembira bagi warga sekolah dan masyarakat sekitar yang telah lama menantikan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan yang lebih layak.
Tim media Tempuri.id langsung meninjau ke lokasi sekolah pada Kamis, 5 November 2026 sekitar pukul 10.00 WITA, untuk melihat langsung sejauh mana progres pekerjaan berjalan di lapangan.
Pekerjaan Terlihat Transparan, Tukang Lengkap dengan APD
Saat tiba di lokasi, tim media disambut baik oleh Kepala Sekolah SD Negeri 32 Parepare, Budiman. Peninjauan langsung ke lapangan menunjukkan bahwa pekerjaan revitalisasi sedang berjalan aktif dan tertib.
Terlihat jelas para pekerja mengenakan peralatan keselamatan kerja (K3) secara lengkap, dan progres pembangunan telah mencapai 60 persen, dengan target penyelesaian yang terus berjalan sesuai rencana.
Kepala Sekolah: Media Mitra, Bukan Musuh
Dalam pertemuan dengan awak media, Budiman menegaskan komitmennya untuk selalu membuka ruang pengawasan publik:
“Kami akan selalu terbuka kepada media dan senantiasa menjaga transparansi di setiap tahap pekerjaan ini. Kritik dan saran dari manapun tetap kami terima dengan tangan terbuka. Bagi kami, media adalah mitra, bukan musuh. Semakin banyak yang mengawasi, semakin baik pula hasil yang akan kami peroleh demi anak-anak didik kita,” tegas Budiman.
Sikap terbuka ini dinilai sangat positif di tengah pelaksanaan program revitalisasi satuan pendidikan yang sedang berjalan di Kota Parepare. Program ini sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat meningkatkan kualitas sarana pendidikan dasar melalui skema swakelola yang dikelola langsung oleh panitia pembangunan di satuan pendidikan masing-masing.
Pembangunan untuk Masa Depan Anak Parepare
SD Negeri 32 Parepare merupakan salah satu dari sekian satuan pendidikan yang mendapat alokasi bantuan revitalisasi tahun ini. Dengan anggaran yang turun dan pekerjaan yang berjalan tertib serta terpantau langsung oleh publik, diharapkan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para siswa, guru, maupun orang tua wali di Parepare.
Publik pun berharap, proyek ini selesai tepat waktu, sesuai spesifikasi, dan menjadi contoh bagaimana transparansi serta keterbukaan informasi dapat menjaga kualitas pembangunan pendidikan di daerah.
( Redaksi Tempuri.id)





Tinggalkan Balasan