Breaking News
01:08
Advertisement

 “Ancaman Putus Air & Biaya Aman Rp29.000”  Warga Mengaku Diancam Oknum yang Diduga Petugas PDAM Mamasa, Direktur: Besok Saya Cek Dulu

1791814757593
Bagikan
Lihat Tersimpan

Tempur.id — Mamasa, Sulawesi Barat –
Pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mamasa kembali menuai sorotan tajam. Warga melaporkan didatangi oknum yang diduga sebagai petugas penagihan yang melontarkan ancaman pemutusan sambungan air jika tunggakan sebesar Rp800.000 tidak segera dilunasi di saat pasokan air bersih justru kerap macet berbulan-bulan.

Kejanggalan kian terasa saat orang tersebut diduga juga menawarkan “solusi” yang membingungkan: warga diminta membayar biaya beban sebesar Rp29.000 agar sambungan tidak ditutup. Merasa dipermainkan di tengah layanan yang jauh dari memadai, warga pun menantang balik: “Biar mi tutup, airnya juga jarang mengalir.”

DIKONFIRMASI VIA WHATSAPP, DIREKTUR BELUM BERIKAN ANGKA PASTI

Menanggapi laporan tersebut, awak media menghubungi langsung Direktur PDAM Tirta Mamasa, Nurhadi Lake, melalui pesan WhatsApp pada Senin, 12 Oktober 2026, sekitar pukul 20.45 WIB.

Alih-alih memberikan penjelasan rinci, Nurhadi meminta waktu untuk memeriksa data terlebih dahulu:

“Besok pi ibu, saya cek dulu di kantor jumlah tunggakan.”  Nurhadi Lake, Direktur PDAM Tirta Mamasa, melalui pesan WhatsApp, Senin 12/10/2026 pukul 20.45 WIB

Jawaban singkat tersebut belum mengonfirmasi kebenaran dugaan praktik pemungutan biaya Rp29.000 yang disebut warga, maupun kebijakan penagihan saat pasokan air sedang terganggu. Awak media masih menunggu klarifikasi lengkap dari pihak manajemen PDAM.

DUGAAN YANG MASIH MENUNGGU JAWABAN

Sampai berita ini diturunkan, sejumlah pertanyaan publik masih menunggu penjelasan resmi:

Apakah benar oknum yang didatangi warga tersebut adalah petugas resmi PDAM?

Apakah benar ada tagihan sebesar Rp800.000 dan bagaimana perhitungannya?

Apakah ada kebijakan resmi pemungutan biaya sebesar Rp29.000 yang diduga diminta oknum tersebut?

Bagaimana kebijakan PDAM saat pasokan air tidak mengalir dalam waktu lama?

Awak media akan terus menunggu hasil pengecekan yang dijanjikan Direktur PDAM Mamasa pada hari Selasa besok. Dugaan kelakuan yang merugikan pelanggan perlu diklarifikasi secara terbuka, agar masyarakat mendapatkan kejelasan dan pihak yang bersalah dapat ditindak tegas jika terbukti.(Redaksi)

Catatan Redaksi: Berita ini disusun berdasarkan informasi dari warga dan belum dikonfirmasi sepenuhnya oleh pihak PDAM. Kami akan menayangkan tanggapan resmi segera setelah diterima.

Penulis

admin@tempur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *