Tempur.id.| Mamasa – Kabupaten Mamasa bertekad tampil terbaik di penilaian Adipura. Pemerintah Kabupaten Mamasa secara resmi mematangkan seluruh persiapan dengan melibatkan berbagai unsur terkait. Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), memimpin langsung rapat strategis persiapan penilaian Adipura di Ruang Pola Kantor Bupati Mamasa, pada Senin (5/10/2026).
Konsolidasi Lintas Sektor demi Lingkungan Berkualitas
Rapat ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan. Fokus utama penilaian mencakup:
Kebersihan kawasan perkotaan dan lingkungan umum
Pengelolaan sampah dari sumber hingga tempat pemrosesan akhir
Penataan kawasan dan keindahan lingkungan
Kualitas infrastruktur dan pengelolaan lingkungan
Bupati Welem Sambolangi menegaskan bahwa persiapan Adipura bukan sekadar “bersih-bersih” sesaat saat penilaian tiba. Yang jauh lebih penting adalah adanya sistem pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
“Kebersihan bukan untuk tamu, tapi untuk kita sendiri. Mari kita pastikan sistem pengelolaan sampah berjalan terus-menerus dari pemilahan, pengangkutan, hingga pengolahan yang tepat sasaran,” ujar Bupati Welem Sambolangi.
Penilaian Adipura Kini Lebih Menekankan Tata Kelola
Konsep penilaian Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan kini semakin komprehensif. Tidak hanya melihat kebersihan fisik, tetapi juga:
Sistem pengelolaan sampah dan kebersihan yang terukur
Kebijakan dan dukungan anggaran pemerintah daerah
Kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur pendukung
Partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan
Oleh karena itu, keterlibatan Forkopimda dan seluruh perangkat daerah sangat krusial agar pembenahan lingkungan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan terintegrasi dan saling menguatkan.
Momentum untuk Perubahan Nyata
Persiapan penilaian Adipura bagi Kabupaten Mamasa adalah momentum emas untuk mempercepat pembenahan lingkungan secara menyeluruh. Keberhasilan sejati bukanlah sekadar piala atau penghargaan, melainkan terciptanya lingkungan yang bersih, tertib, dan sehat sebagai gaya hidup sehari-hari masyarakat Mamasa.
Semangat ini perlu terus dipelihara: kebersihan dimulai dari kesadaran, dijalankan bersama, dan dinikmati selamanya.
ayu lestari Tempur.id
Mamasa, 7 Oktober 2026





Tinggalkan Balasan